Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Sumbangan Islam Terhadap Ilmu Pengetahuan


Islam dan Ilmu Pengetahuan

Tradisi Keilmuan dalam Islam

      Islam merupakan agama terakhir yang risalahnya disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW yang tidak tertutupi oleh dongeng dan khayal. Islam sangat menjungjung tinggi posisi ilmu pengetahuan. hal ini dapat terlihat dari wahyu Allah pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad adalah “Bacalah!”.Lebih jauh lagi dalam Al-Qur’an terdapat banyak bersisi pertanyaan seperti: “Apakah kalian tidak berfikir?” (Afalaa tatafakkarun”), “Apakah kaliah tidak berakal?(Afalaa ta’qiluun)”, serta banyak lagi  ayat Al-Qur’an dan Hadits yang lainnya yang mewajibkan kepada kaum muslimin untuk menuntut ilmu. Menurut Dr. Ahmad Amin, seorang guru besar sastra Universitas Al-Qahirah (Poeradisastra 12:2008), “pada awal kemunculan Islam hanya ada tujuh belas orang suku bangsa Quraisy yang pandai baca-tulis”. Hal ini menunjukan bahwa pada masa tersebut keadaan masyarakat arab sangat jahiliyyah, ilmu pengetahuan belum “mendapatkan” tempat di masyarakat.

      Setelah Muhammad  diutus menjadi nabi, beliau menganjurkan kepada sahabat dan kaum muslimin untuk belajar membaca dan menulis, diantaranya Aisyah (Istri Nabi Muhammad), Zaid bin Tsabit (yang diperintahkan untuk mempelajari bahasa Ibrani dan Suryani) serta lebih jauh lagi budak-budak belian dibebaskan apabila mereka telah mengajar sepuluh orang Muslimin membaca dan menulis. Selain itu, untuk keperluan menda’wahkan Islam, maka nabi Muhammad mengembangkan gerakan untuk “baca-tulis” yang pada masa itu belum pernah dilakukan sebelumnya (oleh kaum Quraisy), sehingga kepandaian baca-tulis tidak lagi hanya milik kaum cendikiawan, tetapi seluruh kaum Muslim. Hal ini merupakan tonggak awal gerakan ilmu secara besar-besaran yang dilakukan oleh Nabi Muhammad.  Dalam waktu-waktu kemudian tradisi keilmuan yang diwariskan oleh Nabi Muhammad dilanjutkan pada masa Khulafaur Rasyidin, begitu juga pada masa selanjutnya yaitu pada masa Daulah Umayah dan Abbasyiah.
               
Tradisi Keilmuan pada masa Daulah Umayyah dan Abbasiah      
       Seiring dengan daerah kekuasaan Islam semakin bertambah, mencakup berbagai suku bangsa, Ras, dan bahasa dengan penduduknya di samping yang telah memeluk Islam, masih menganut agama-agama Yahudi, Kristen, kafir Yunani dan Romawi, Zoroaster, Manes, dan Hindu serta kebudayaan Mesir (Kopti/Qibthi dan Nubia), Turki, dan Parsi. Oleh karena itu, berbagai  bahasa, sistem tata negara, kebudayaan, dan sejarahnya mesti dipelajari untuk dapat menjalankan ketatanegaraan, hukum serta penyebaran agama Islam secara jitu. Dalam pertemuan dengan keanekaragaman dan untuk membela Islam dan sisa-sisa agama dan kepercayaan lain itu, kaum Muslimin mulai mempelajari dan mengembangkan filsafat Yunani, tetapi terlebih dahulu membersihkannya dari kekufuran. Untuk itu dirintis penerjemahan karya-karya filsafat dan pengetahuan Yunani melalui bahasa Suryani karena aslinya telah musnah terbakar di perpustakaan-perpustakaan di Iskandariah ketika penyerbuan Julius Cesar (tahun 48 Pra-Masehi), kemudian oleh Kaisar Lucius Domitius Aurelianus (272 Masehi) dan oleh Jendral Theodosius (371 Masehi).

    Pada masa Daulah Abbasiah, tradisi keilmuan kaum Muslimin dilanjutkan, diantaranya pada masa Khalifah Abu Ja’far Abdullah Al-Manshur(735-775M) telah dipekerjakan para penerjemah untuk menterjemahkan buku-buku kedokteran, ilmu pasti, dan filsafat dari bahasa Yunani, Parsi dan Sanskrit. Pada masa kekhalifahan Al-Maimun bin Harun Al-Rasyid (813-832 M) didirikan Darul Hikmah/akademi Ilmu Pengetahuan pertama di dunia yang terdiri dari perpustakaan, pusat pemerintahan, observatorium bintang, dan Universitas. Bahkan Fakultas Kedokteran telah didirikan oleh Jurjis bin Naubakht pada tahun 765. Selain itu Al-Maimun mengirim para penerjemah ke Konstantinopel, Roma dan lain-lain untuk memilih buku-buku pengetahuan yang belum dipunyai oleh Umat Islam yang kemudian dibawa ke Baghdad untuk diterjemahkan, diteliti dan dikembangkan. Maka lahirlah ilmu pengetahuan dari kalangan Islam sendiri, baik yang bersifat memperkaya karya-karya asing yang telah ada maupun yang sama sekali baru ditemukan oleh Umat Islam.

      Akhirnya pembangunan Ilmiah Islam disempurnakan oleh kekuasaan Islam di Andalusia dan Spanyol dari tahun 719M sampai jatuhnya Granada tahun 1492M yang kemudian melahirkan kemajuan-kemajuan dalam berbagai disiplin Ilmu pengetahuan. Ilmuan Muslim yang bertolak ukur dari tauhid menganggap hukum-hukum alam sebagai Sunnatullah yang objektif,tertib dan teratur. Mereka tidak me-rancukan kepercayaan dengan dengan metode pembahasan ilmiah atau memutarbalikan fakta-fakta. Segala kesimpulan objektif yang telah ditelaah tidak pernah sekalipun bertentangan dengan Al-Qur’an dan Hadits. Bahkan Al-Qur’an selalu memperkuat hasil-hasil penelitian ilmiah. Sayyed Hossein Nasr Ph.d (Harvard University) mengemukakan, “ilmu pengetahuan Islam menjadi ada dari suatu perkawinan antara semangat yang memancar dari wahyu Allah dan ilmu-ilmu yang ada dari berbagai peradaban yang diwarisi Islam dan yang telah diubah melalui daya tenaga rohaninya menjadi sebuah zat yang baru. Sifat internasional dan cosmopolitan peradaban Islam dan terpantul dari peredaran keilmubumian dunia Islam sehingga memungkinkan Islam menciptakan ilmu pengetahuan pertama yang benar-benar bersifat internasional dalam sejarah Umat Islam….” (Poeradisastra 18:2008).

Kebohongan Sejarah: Islam Penemu Metodologi Ilmu
       Tertarik oleh metode ilmiah Islam, seorang frater Katolik Roma anggota ordo Fransiskan dari Inggris bernama Roger Bacon (1214-1292 M) datang untuk mempelajari bahasa Arab ke Paris dan Toledo. Banyak terjemahan buku ilmiah Islam ke dalam bahasa latin di sana dan terdapat pula naskah-naskah asli dalam bahasa Arab. Bermodalkan bahasa Arab, Roger Bacon mempelajari ilmu pasti dan Ilmu Pengetahuan Alam, begitu juga banyak orang-orang Kristen lainnya. Antara tahun 1250-1257 M ia pulang dan melanjutkan pelajaran bahasa Arabnya di Universitas Oxford dengan membawa banyak buku-buku ilmiah Islam di Paris, diantaranya: Al-Manazhier karya Ali Hasan ibn Haitsam (965-1038 M) yang kemudian diterjemahkan oleh Bacon kedalam bahasa Latin (bahasa ilmiah Eropa pada waktu itu). Terdapat keterangan-keterangan mengenai mesiu dan mikroskop dalam naskah-naskah tersebut. Bacon secara tidak jujur telah mencantumkan namanya sendiri pada terjemahan itu dan dengan demikian demikian melakukan plagiat terang-terangan. Hal itu sangat berbeda dengan tradisi umat Islam yang selalu mencantumkan nama-nama pengarang aslinya ketika menerjemahkan karya-karya Pythagoras (530-495 SM), Plato (425-247 SM), Aristoteles (388-322 SM), Aristarchos (310-230 SM), dan lain-lain.

     Kira-kira empat abad kemudian, seorang Inggris lainnya bernama Francis Bacon (1561-1627 M) menyebarluaskan Teori Induksi dan percobaan-percobaan (Experiments) ilmiah atau empirisme ilmiah di dalam karya-karyanya The Advancement Of Learning (1605 M), Novum Organum (1620 M), De Augmatis Scientiarum (1623 M), Sylva Sylvarum (1624 M) dan New Atlantis(1624 M). Berkat adanya penemuan cetak buku oleh Johan Gotenburg (1450 M), buku-buku tersebut dicetak yang kemudian ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat di Barat. Maka sejak itulah Francis Bacon disebut sebagai penemu metode Ilmiah. Demikianlah kondisi dunia Barat yang buta mengenai asal-usul metode ilmiah yang sebenarnya berasal dari ilmuan Islam.

     Robert Stephen Briffault (1876-1948 M) salah seorang ilmuan Barat mengatakan, “Roger Bacon maupun  kemudian teman senamanya (Francis bacon) tidak mempunyai hak untuk dipuji karena telah memperkenalkan metode percobaan. Roger Bacon tidak lebih hanya seorang utusan dari ilmu pengetahuan dan metode Muslim kepada orang Eropa Kristen…perbincangan-perbincangan mengenai siapa pengasal metode percobaan merupakan bagian salah tafsir raksasa mengenai asal-usul peradaban Eropa…”. Hal ini menujukan pengakuan ilmuan Barat yang jujur terhadap ilmuan Islam.
  
Sumbangan Islam terhadap Ilmu pengetahuan Modern

       Banyak sekali sumbangan ilmuan Islam terhadap ilmu pengetahuan modern. Dalam Ilmu Pasti dan Ilmu Pengetahuan Alam, Islam menyumbangkan ilmu hitung berupa angka-angka yang di Eropa masih disebut angka-angka Arab meskipun bentuknya sudah diubah. Selanjutnya adalah asas Algorisme, yaitu sistem hitungan nilai angka menurut tepat dari kanan ke kiri: satuan, puluhan, ratusan, ribuan dan seterusnya serta sistem persepuluhan (decimal) yang pada angka-angka Romawi tidak mempunyai angka nol dan tidak cocok untuk dipakai bagi sistem persepuluhan dengan angka-angka dibelakang koma. Perintis ilmu pasti Muslim adalah Muhammad ibn Musa Al-Khawarizmi (194 H/780 M). Bukunya Al-jabr wal Muqabala (pengutuhan kembali dan perbandingan) dalam terjemahan latinnya (Liber Algoritum) merupakan rangsangan kepada ilmu pasti Eropa abad pertengahan. Dari sinilah asalnya istilah algebradi dalam bahasa Eropa. Abu Abbas Al-Fadzal Hatim Anniraizi telah membuat Planetarium yang ketepatannya diakui oleh angkatan seabad kemudian. Selanjutnya Abu Raihan ibn Ahmad Al-Biruni yang membahas tentang sinar, warna-warni (Colorite) dan optika. Ia mengoreksi pendapat Euclides dan ptolomeus yang keliru bahwa benda menjadi terlihat karena mata memancarakan cahaya kepada benda, Ia menegaskan bahwa yang terjadi justru sebaliknya. Selanjutnya lagi Umar Khayyam yang menurut Isaac Asimov (ilmuan Barat) menjadi orang pertama yang menggarap sudut-sudut lurus sebuah persegi khas di dalam kaitan dengan dalil Euclides. Dalam bidang mekanika, ilmuan-ilmuan Muslim telah mengenal hukum jatuhnya benda (Gravitasi) dan ilmu gerak, jauh sebelum Isaac Newton (1642-1727 M). Pusat farmasi terbesar berada di berbagai wilayah Islam, terutama di kota akademik Baghdad dan Kurthubah (Cordova). Ilmuan Islam-lah yang pertama menggunakan tabung percobaan (Test Tubes). Selain itu kaum muslimin merupakan pembuat dan pemakai sabun bersama minyak wangi pertama yang baru dikenal oleh orang Barat sejak perang salib.  

      Dalam ilmu bumi, Muhammad Asysyarif Al- Idrisi (110-1166 M) berhasil melukiskan dengan tepat letak permukaan bumi secara ilmu bintang. Selain itu Al-Biruni yang berhasil menetapkan garis Lintang dan Garis bujur Bumi secara tepat. Dalam bidang kedokteran Abu bakar Muhammad ibn Zakariyya Arrazi (di Barat dikenal dengan nama Razes) merupakan penemu Air Raksa. Selain itu ia orang yang pertama mendiagnosis penyakit cacar dan membedakannya antara cacar air (variola) dan cacar merah (Rougella). Penerusnya adalah Syaikh Abu Al-Husyain ibn Sina (di Barat dikenal dengan Avicenna) yang pertamakali menunjukan peranan udara bagi penularan penyakit, selain itu ia-pun perintis peneliti penyakit syaraf (Neurasthenia). Dalam ilmu Sejarah dikenal Al-Maqrizi yang dianggap sebagai penulis sejarah yang paling objektif, sekalipun ia menulis raja yang masih berkuasa, ia menulis secara objektif padahal sejarah sejaman (I’histoire contemporaine, contemporary historie) merupakan hal tersulit bagi seorang penulis sejarah untuk tidak memihak (non partisan). Namun yang paling terkenal di Barat adalah Ibn Khaldun. Ia menulis sebuah pengantar yang dalam terjemahan latinnya lebih dari 500 halaman. Dalam pengantar buku tersebut (Muqadimah) ia menerangkan kaidah-kaidah yang dipakainya dalam meneliti sejarah. Sejarah tidak boleh hanya sekadar menyampaikan kisah-kisah, masuk akal atau tidak, cara spekulatif-metafisika seperti pada mitos dan dongeng. Dengan demikian ia menjadi konseptor pertama penulisan sejarah (Historiografi) modern serta ia lebih besar dari George W.F. Hegel, Benedetto Croce maupun Arnold J. Toynbee.

      Apa yang diungkapkan diatas merupakan sebagian kecil dari jutaan sumbangan ilmuan Muslim terhadap ilmu pengetahuan modern. Kenyataan sekarang, masih sangat banyak ilmuan Muslim beserta hasil karyanya yang belum banyak diketahui oleh kalangan Muslim sendiri. Lebih ironis lagi dalam pembelajaran di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi di Indonesia sangat sedikit sekali diungkapkan fakta sejarah yang sebenarnya mengenai sumbangan Islam dan ilmuan Muslim terhadap ilmu pengetahuan modern sehingga kebohongan sejarah secara terus-menerus tidak terungkap. Wallahu A’lam bis-Shawab.

Oleh    : Fadli Roby S.Pd 
       Guru Mata Pelajaran Sejarah di Pesantren Persatuan Islam no 31 Banjaran Kabupaten Bandung.


Lihat juga postingan sebelumnya tentang Sejarah,ilmu pengetahuan dan Al'Quran & Peran Penting Pendidikan Sejarah .

Sejarah, Ilmu Pengetahuan dan Al-Quran

Sejarah, Ilmu Pengetahuan dan Al-Qur’an

            Kata sejarah secara harfiah berasal dari bahasa Arab (syajaratun) yang artinya pohon. Dalam bahasa Arab sendiri, sejarah disebut tarikh. Adapun kata tarikh dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih adalah waktu atau penanggalan. Dalam istilah bahasa-bahasa Eropa, istilah sejarah yang dipakai dalam literatur bahasa Indonesia itu terdapat beberapa variasi, dalam bahasa Yunani adalah historia. Dalam bahasa Inggris dikenal dengan history, bahasa Prancis historie, bahasa Italia storia, bahasa Jerman geschichte (yang berarti yang terjadi), dan bahasa Belanda dikenal gescheiedenis. Melihat makna dari arti bahasa-bahasa tersebut dapat disimpulkan bahwa sejarah menyangkut waktu dan peristiwa, yaitu  merupakan peristiwa terdahulu yang benar-benar terjadi. Waktu adalah penting dalam memahami suatu peristiwa.

            

Tidak ada seorang manusia pun yang kehidupannya terlepas dari sejarahnya. Dengan sejarah diharapkan generasi sekarang mampu memahami dan mengenal dirinya sendiri dengan apa yang telah dilakukan oleh orang-orang terdahulu (generasi terdahulu), memahami masa lampaunya,  masa kekiniannya, dan mampu “meneropong” ke masa yang akan datang, tentunya dengan modal pemahaman terhadap masa lampau dan masa kini untuk berpijak pada masa depan yang lebih baik.

            Dalam Al-qur’an begitu banyak kisah-kisah dan peristiwa masa lalu yang telah Allah abadikan agar kita sebagai manusia dapat mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut. Dari sejak nabi Adam AS hingga nabi Muhammad SAW, telah begitu panjang sejarah kehidupan manusia. Rekaman dan catatan kehidupan dari sejak dulu hingga kini menjadi pengalaman dan pengajaran bagi umat-umat atau generasi-generasi berikutnya. Al-qur’an membimbing manusia kepada keselamatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Kita dituntut untuk berpikir memahami setiap peristiwa yang diabadikan Allah tersebut. Tidak semata-mata Allah mengisahkan peristiwa-peristiwa sejarah umat terdahulu dalam Al-qur’an kecuali agar manusia bisa mengetahui, memahami dan mempelajarinya yang kemudian mengambil hikmah bagi kehidupannya. 

            Sebagai contoh dalam Al-qur’an (Surat Yunus:75-92), dikisahkan bagaimana salah seorang raja mesir (Fir’aun Mineptah) yang ditenggelamkan oleh Allah akibat ulah-nya mendustakan ayat-ayat Allah yang disampaikan Nabi Musa. Kemudian Allah selamatkan jasadnya, dengan tujuan agar manusia mendapat pelajaran dari peristiwa tersebut.
           
            Ilmu Pengetahuan Modern dan Al-qur’an
            Peristiwa diselamatkannya jasad Fir’aun Mineptah setelah ditenggelamkan oleh Allah yang diabadikan dalam Al-qur’an tersebut kemudian pada tahun 1975 diteliti oleh seseorang berkebangsaan Prancis yang bernama Prof. Dr Maurice Bucaille. Bucaille adalah seorang ahli bedah kenamaan Prancis dan pernah mengepalai klinik bedah di Universitas Paris. Ia dilahirkan di Pont-L’Eveque, Prancis, pada 19 Juli 1920, dan pada 1973, ia ditunjuk menjadi dokter keluarga oleh Raja Faisal dari Arab Saudi. Tidak hanya anggota keluarga Raja Faisal yang menjadi pasiennya. Anggota keluarga Presiden Mesir kala itu, Anwar Sadat, diketahui juga termasuk dalam daftar pasien yang pernah menggunakan jasanya. Namanya mulai terkenal ketika ia menulis buku tentang Bibel, Alquran, dan ilmu pengetahuan modern atau judul aslinya dalam bahasa Prancis yaitu La Bible, le Coran et la Science di tahun 1976.

            Ketertarikan beliau terhadap Islam mulai muncul ketika secara intens dia mendalami kajian biologi dan hubungannya dengan beberapa doktrin agama. Karenanya, ketika datang kesempatan kepada Bucaille untuk meneliti, mempelajari dan menganalisis mumi Fir’aun Mineptah ini, ia mengerahkan seluruh kemampuannya untuk menjawab misteri di balik penyebab kematian Fir’aun Mesir kuno tersebut.

            Ternyata hasil akhir penelitian yang diperolehnya tersebut sangat mengejutkan. Sisa-sisa garam yang melekat pada tubuh sang mumi adalah bukti terbesar bahwa dia telah mati karena tenggelam. Jasadnya segera dikeluarkan dari laut dan kemudian dibalsem untuk segera dijadikan mumi agar awet. Penemuan tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan dalam pikiran beliau. Bagaimana jasad tersebut bisa lebih baik dari jasad-jasad yang lain, padahal dia dikeluarkan dari laut?. Bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi? Bahkan, mumi tersebut baru ditemukan sekitar tahun 1898 M, padahal Al-qur’an telah ada ribuan tahun sebelumnya. Sementara itu, dalam kitab suci agama lain, hanya membicarakan tenggelamnya Firaun di tengah lautan saat mengejar Musa tetapi tidak membicarakan tentang mayat Firaun yang diselamatkan tersebut. Bucaille pun makin bingung dan terus memikirkan hal itu. ”Apakah masuk akal mumi ini adalah Firaun yang akan menangkap Musa? Apakah masuk akal, Muhammad mengetahui hal itu, padahal kejadiannya ada sebelum Alquran diturunkan?”.

            Setelah beliau berpikir dan bertukar pikiran dengan para ilmuan Muslim yang menjelaskan bahwa dalam Al-Qur’an (Surat Yunus:92) telah diceritakan kisah jasad Fir’aun yang diselamatkan oleh Allah, beliau kemudian menyimpulkan bahwa agama Islam itu benar, bahwa ayat Al-qur’an tersebut masuk akal dan mendorong ilmu pengetahuan untuk maju. Akhirnya beliau menyatakan ke-Islamannya dan beriman terhadap Al-qur’an dan ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad.

            Belajar dari Sejarah
            Salah satu kisah sejarah yang diabadikan dalam Al-qur’an ini memberikan pelajaran kepada kita sebagai manusia yang hidup di jaman sekarang. Bagaimana kita sebagai hamba Allah dapat mengambil hikmah dari peristiwa tersebut. Bagaimana Allah begitu jelas memberikan petunjuk kepada kita baik dalam Al-qur’an maupun hadits Rasulullah SAW. Begitu banyak kisah-kisah lainnya dalam Al-qur’an yang memberikan gambaran kepada kita untuk diambil hikmah dan pelajaran dalam mengarungi kehidupan ini.  
    
            Kisah dalam kitab suci al-Qur'an sangat penting untuk dijadikan petunjuk dan sekaligus pendidikan bagi manusia untuk mengenal diri dan juga Tuhannya. Itulah salah satu di antara cara yang bisa kita tangkap, bagaimana Allah SWT mendidik manusia lewat al-Qur'an, dengan memberikan kisah-kisah nyata tentang kehidupan manusia, sejak awal kejadiannya hingga berbagai zaman selanjutnya. Wallahualam bisshawab

Oleh    : Fadli Roby S.Pd 
             Guru Mata Pelajaran Sejarah di Pesantren Persatuan Islam no 31 Banjaran Kabupaten Bandung.

Lihat Juga postingan sebelumnya tentang Peran Penting Pendidikan Sejarah dan Vuclip 

Peran Penting Pendidikan Sejarah - Kasus etnis muslim Rohingya Myanmar


Peran Penting Pendidikan Sejarah
(Kasus etnis muslim Rohingya Myanmar)

    Beberapa hari ini kita menyaksikan dalam berbagai media baik cetak maupun elektronik berita mengenai peristiwa yang terjadi di Rakhine (dulu bernama Arakan) yang terjadi di negara Myanmar (Burma) yaitu kekerasan terhadap etnis Muslim Rohingya. Berbagai aksi solidaritas dan kecaman disampaikan oleh berbagai negara, menuntut pemerintah Myanmar segera menghentikan kekerasan terhadap etnis Rohingya. Indonesia yang mayoritas penduduknya Muslim yang notabene sama dengan keyakinan orang rohingya, turut serta aktif menghentikan permasaslahan yang terjadi di Rakhine Myanmar.  

         Permasalahan kekerasan terhadap Muslim Rohingya sudah terjadi sejak lama, tidak diakuinya etnis ini oleh pemerintahan junta militer Myanmar menjadi sebab utama alasan mengapa kekerasan demi kekerasan terjadi secara terus menerus. Pemerintah Myanmar bersikeras bahwa Rohingya bukan termasuk warga Negara Myanmar, mereka hanya sebagai pendatang ilegal pada tahun 1948 yang tidak layak termasuk bagian dari salah satu etnis yang diakui pemerintah, puncaknya yaitu setelah amandemen undang-undang kewarganegaraan tahun 1982. Melalui undang-undang ini, pemerintah Junta militer Myanmar mengabaikan hak kewarganegaraan etnis Rohingya dengan tidak mengakui etnis Rohingya sebagai penduduk negaranya, akibatnya etnis Rohingya tak bisa menikmati pendidikan, layanan kesehatan,  pekerjaan yang layak dan akses-akses kemasyarakatan lainnya. Mereka betul-betul terabaikan dan terpinggirkan. Apalagi secara kebetulan mereka berbeda ciri-ciri fisik, agama dan kebudayaan. Fakta inilah yang kemudian seakan-akan semakin mendukung  bahwa muslim Rohingya berbeda dengan masyarakat lainnya, mereka bukan bagian dari warga Myanmar.

       Cara junta militer Myanmar menyingkirkan etnis Rohingya sangat sistematis dan terstruktur. Telah terjadi manipulasi sejarah etnis Rohingya selama beberapa dekade silam secara terus-menerus oleh para sejarawan Myanmar. Sebut saja nama Khin Maung Saw, Maung Maung atau Aye Chan. Ketiganya merupakan sejarawan Myanmar yang menuliskan karya-karyanya yang kemudian diikuti dan dirujuk oleh mayoritas masyarakat Myanmar, termasuk oleh junta militer. Mereka menganggap bahwa Rohingya merupakan etnis yang masuk ke wilayah Myanmar secara ilega. Lebih mengerikannya lagi, manipulasi sejarah ini diajarkan dalam kurikulum pendidikan di Myanmar. Hal ini yang kemudian semakin menyebabkan tidak diakuinya etnis Rohingya serta mengakarnya kebencian mayoritas masyarakat Myanmar sehingga kekerasan dan intimidasi terus-menerus terjadi. Muslim Rohingya menghadapi genosida di negerinya sendiri. Aung San Suu Kyi (tokoh demokrasi yang berpengaruh di Myanmar, peraih Nobel perdamaian) termasuk sosok yang terpengaruh paham produk sejarah yang menyesatkan ini, sehingga wajar jika pada akhirnya dia tidak memperjuangkan hak-hak hidup “saudara” senegaranya ini (etnis Rohingya). Matahatinya seolah tertutup oleh manipulasi sejarah, sehingga sangat wajar bila dia menjadi sasaran kritik masyarakat dunia terkait permasalahan ini.

       Beberapa waktu yang lalu kita mendengar pernyataan yang sangat mengagetkan dari presiden Myanmar Thein Sein, ia mengatakan, sebaiknya Muslim Rohingya dikirim ke kamp pengungsi yang dikelola oleh PBB. Bahkan yang lebih mengagetkan lagi, mantan Jenderal Junta militer Myanmar tersebut mengatakan bahwa satu-satunya solusi untuk mengatasi konflik Muslim dan Buddha di Myanmar adalah dengan mengirim Muslim Rohingya ke luar Myanmar dan akan mengusir muslim Rohingya jika ada negara ketiga yang mau menerima mereka. Melihat pernyataan-pernyataan yang dikeluarkan oleh pemerintah junta militer Myanmar sangat bersikeras melakukan proses pengaburan fakta sejarah sehingga terjadi pembantaian demi pembantaian terhadap kelompok etnis Rohingya, tujuannya sudah sangat jelas, menghapus etnis Rohingya dari Myanmar!


       Sebenarnya manipulasi sejarah ini telah dipatahkan dengan baik oleh ahli sejarah sekaligus periset sosial Habib Siddiqui, Francis Buchanan-Hamilton, Jacques Leider dan M. Ali Chowdhury. Menurut fakta yang mereka temukan, bahwa etnis Rohingya itu sudah ada di wilayah Arakan, jauh sebelum terbentuknya pemerintahan junta militer Myanmar. Bahkan menurut ilmuan lainnya, Ashraf Alam secara tegas menyebutkan dalam sejumlah karyanya bahwa etnis muslim Rohingya merupakan penopang utama kemaharajaan “Mrauk-U” di Arakan sebelum Inggris masuk ke Burma. Fakta ini sebenarnya mampu mematahkan klaim pemerintah junta militer Myanmar yang menyatakan bahwa etnis Rohingya memasuki Myanmar secara ilegal pada tahun 1948. Akan tetapi yang menjadi permasalahan yaitu sejarah selalu berhubungan dengan kepentingan penulisannya. Seperti yang terjadi di Myanmar ini, sejarah dijadikan sebagai alat propaganda penguasa untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu, bahkan dimasukan kedalam kurikulum pendidikan. Hal inilah yang kemudian menjadi alat efektif pemerintah mencapai tujuannya melenyapkan etnis rohingya dari Myanmar.

       Sejarah merupakan alat untuk merekam masa lalu. Objektifitas dalam sejarah sangat penting. Jika dilihat dari apa yang terjadi di Myanmar ini, sejarah memberikan sumbangan yang cukup besar terhadap  pandangan mayoritas masyarakat yang membenci etnis muslim Rohingya saat ini. Apalagi setelah dimasukan kepada kurikulum pendidikan. Siswa akan sangat terpengaruh dengan apa yang diajarkan oleh gurunya, akan begitu sangat membekas. Sejarah “mampu menunjukan” siapa pahlawan siapa pemberontak, siapa penjahat dan siapa penyelamat, tergantung dengan “pesanan”. Kitapun pernah mengalami fenomena kondisi seperti ini, ketika sejarah dijadikan alat oleh kekuasaan Orde Baru. Bagaimana begitu melekatnya dalam pikiran kita ketika mendengar PKI yang terbayang adalah kekejamannya, membunuh dengan sangat tidak manusiawi misalnya dengan memotong kemaluan dengan silet, atau doktrin-doktrin lainnya yang kita dengar dari guru-guru kita dahulu.

        Pendidikan sejarah merupakan wahana yang efektif dalam rangka pembentukan karakter bangsa, maka sudah sepatutnya pendidik sejarah menjadi fasilitator pembelajaran yang objektif agar potensi-potensi kekritisan siwa dapat tergali, bukan justru menjadi pendidik sejarah yang menghakimi, apalagi  bertujuan kekuasaan.  Wallahu alam bisshawab.


Oleh    
Fadli Roby S.Pd 
Guru Mata Pelajaran Sejarah di Pesantren Persatuan Islam no 31 Banjaran Kabupaten Bandung.



Inilah Asal Usul Bakso

cara membuat bakso
Inilah Asal Usul Bakso - Pada akhir Dinasti Ming (awal abad ke-17) di Fuzhou, ada seorang pria bernama Meng Bo, tinggal di sebuah desa kecil. Dia berkepribadian baik dan berbakti kepada orang tuanya. Bakti Meng Bo pada ibunya sangat diketahui oleh para tetangga. Suatu hari, ibunya yang sudah mulai tua sudah tidak dapat makan daging lagi, karena giginya sudah mulai tidak bisa makan sesuatu yang agak keras. Ini sedikit mengecewakan karena dia suka sekali makan daging.

Meng Bo ingin membantu ibunya agar bisa mengonsumsi daging lezat lagi. Sepanjang malam duduk, memikirkan bagaimana mengolah daging yang bisa dimakan oleh ibunya. Hingga suatu hari, ia melihat tetangganya menumbuk beras ketan untuk dijadikan kue mochi. Melihat hal itu, timbul idenya. Meng Bo langsung pergi ke dapur dan mengolah daging dengan cara yang digunakan tetangganya dalam membuat kue mochi. Setelah daging empuk, Meng Bo membentuknya menjadi bulatan-bulatan kecil sehingga ibunya dapat memakannya dengan mudah. Kemudian ia merebus adonan itu, tercium aroma daging yang lezat.

Meng Bo menyajikan bakso itu kepada ibunya. Sang ibu merasa gembira karena tidak hanya baksonya yang lezat, tapi juga mudah untuk dimakan. Meng Bo sangat senang melihat ibunya dapat makan daging lagi.

Kisah berbaktinya Meng Bo pada ibunya beserta resep baksonya, cepat menyebar ke seluruh kota Fuzhou. Penduduk berdatangan untuk belajar membuat bakso lezat pada Meng Bo.

Sumber
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Ternyata Indonesia adalah negara terkaya di zaman kuno

Ternyata Indonesia adalah negara terkaya di zaman kuno - Tahukah anda jika pada Masa lampau ternyata Indonesia sangat kaya raya. Ini dibuktikan dengan adanya berbagai informasi dari sejumlah sumber kuno. Kali ini kami akan membahas kekayaan tiap pulau yang ada di Indonesia. Pulau-pulau itu akan kami sebutkan menjadi tujuh bagian besar yaitu Sumatera, Jawa, Kepulauan Sunda kecil, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Papua.
Sumatera - Pulau Emas

Dalam berbagai prasasti, pulau Sumatera disebut dengan nama Sansekerta: Suwarnadwipa (“pulau emas”) atau Suwarnabhumi (“tanah emas”). Nama-nama ini sudah dipakai dalam naskah-naskah India sebelum Masehi. Sumatera juga dikenal sebagai pulau Andalas.

Pada masa Dinasti ke-18 Fir'aun di Mesir (sekitar 1.567SM-1.339SM), di pesisir barat pulau sumatera telah ada pelabuhan yang ramai, dengan nama Barus. Barus (Lobu Tua - daerah Tapanuli) diperkirakan sudah ada sejak 3000 tahun sebelum Masehi. Barus dikenal karena merupakan tempat asal kapur barus. Ternyata kamper atau kapur barus digunakan sebagai salah satu bahan pengawet mummy Fir'aun Mesir kuno.

Di samping Barus, di Sumatera terdapat juga kerajaan kuno lainnya. Sebuah manuskrip Yahudi Purba menceritakan sumber bekalan emas untuk membina negara kota Kerajaan Nabi Sulaiman diambil dari sebuah kerajaan purba di Timur Jauh yang dinamakan Ophir. Kemungkinan Ophir berada di Sumatera Barat. Di Sumatera Barat terdapat gunung Ophir. Gunung Ophir (dikenal juga dengan nama G. Talamau) merupakan salah satu gunung tertinggi di Sumatera Barat, yang terdapat di daerah Pasaman. Kabarnya kawasan emas di Sumatera yang terbesar terdapat di Kerajaan Minangkabau. Menurut sumber kuno, dalam kerajaan itu terdapat pegunungan yang tinggi dan mengandung emas. Konon pusat Kerajaan Minangkabau terletak di tengah-tengah galian emas. Emas-emas yang dihasilkan kemudian diekspor dari sejumlah pelabuhan, seperti Kampar, Indragiri, Pariaman, Tikus, Barus, dan Pedir. Di Pulau Sumatera juga berdiri Kerajaan Srivijaya yang kemudian berkembang menjadi Kerajaan besar pertama di Nusantara yang memiliki pengaruh hingga ke Thailand dan Kamboja di utara, hingga Maluku di timur.

Kini kekayaan mineral yang dikandung pulau Sumatera banyak ditambang. Banyak jenis mineral yang terdapat di Pulau Sumatera selain emas. Sumatera memiliki berbagai bahan tambang, seperti batu bara, emas, dan timah hitam. Bukan tidak mungkin sebenarnya bahan tambang seperti emas dan lain-lain banyak yang belum ditemukan di Pulau Sumatera. Beberapa orang yakin sebenarnya Pulau Sumatera banyak mengandung emas selain dari apa yang ditemukan sekarang. Jika itu benar maka Pulau Sumatera akan dikenal sebagai pulau emas kembali.

Jawa - Pulau Padi

Dahulu Pulau Jawa dikenal dengan nama JawaDwipa. JawaDwipa berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti "Pulau Padi" dan disebut dalam epik Hindu Ramayana. Epik itu mengatakan "Jawadwipa, dihiasi tujuh kerajaan, Pulau Emas dan perak, kaya dengan tambang emas", sebagai salah satu bagian paling jauh di bumi. Ahli geografi Yunani, Ptolomeus juga menulis tentang adanya “negeri Emas” dan “negeri Perak” dan pulau-pulau, antara lain pulau “”Iabadiu” yang berarti “Pulau Padi”.
Ptolomeus menyebutkan di ujung barat Iabadiou (Jawadwipa) terletak Argyre (kotaperak). Kota Perak itu kemungkinan besar adalah kerajaan Sunda kuno, Salakanagara yang terletak di barat Pulau Jawa. Salakanagara dalam sejarah Sunda (Wangsakerta) disebut juga Rajatapura. Salaka diartikan perak sedangkan nagara sama dengan kota, sehingga Salakanagara banyak ditafsirkan sebagai Kota perak.

Di Pulau Jawa ini juga berdiri kerajaan besar Majapahit. Majapahit tercatat sebagai kerajaan terbesar di Nusantara yang berhasil menyatukan kepulauan Nusantara meliputi Sumatra, semenanjung Malaya, Borneo, Sulawesi, kepulauan Nusa Tenggara, Maluku, Papua, dan sebagian kepulauan Filipina. Dalam catatan Wang Ta-yuan, komoditas ekspor Jawa pada saat itu ialah lada, garam, kain, dan burung kakak tua. Mata uangnya dibuat dari campuran perak, timah putih, timah hitam, dan tembaga. Selain itu, catatan kunjungan biarawan Roma tahun 1321, Odorico da Pordenone, menyebutkan bahwa istana Raja Jawa penuh dengan perhiasan emas, perak, dan permata.

Menurut banyak pakar, pulau tersubur di dunia adalah Pulau Jawa. Hal ini masuk akal, karena Pulau Jawa mempunyai konsentrasi gunung berapi yang sangat tinggi. Banyak gunung berapi aktif di Pulau Jawa. Gunung inilah yang menyebabkan tanah Pulau Jawa sangat subur dengan kandungan nutrisi yang di perlukan oleh tanaman.
Raffles pengarang buku The History of Java merasa takjub pada kesuburan alam Jawa yang tiada tandingnya di belahan bumi mana pun. “Apabila seluruh tanah yang ada dimanfaatkan,” demikian tulisnya, “bisa dipastikan tidak ada wilayah di dunia ini yang bisa menandingi kuantitas, kualitas, dan variasi tanaman yang dihasilkan pulau ini.”

Kini pulau Jawa memasok 53 persen dari kebutuhan pangan Indonesia. Pertanian padi banyak terdapat di Pulau Jawa karena memiliki kesuburan yang luar biasa. Pulau Jawa dikatakan sebagai lumbung beras Indonesia. Jawa juga terkenal dengan kopinya yang disebut kopi Jawa. Curah hujan dan tingkat keasaman tanah di Jawa sangat pas untuk budidaya kopi. Jauh lebih baik dari kopi Amerika Latin ataupun Afrika.
Hasil pertanian pangan lainnya berupa sayur-sayuran dan buah-buahan juga benyak terdapat di Jawa, misalnya kacang tanah, kacang hijau, daun bawang, bawang merah, kentang, kubis, lobak, petsai, kacang panjang, wortel, buncis, bayam, ketimun, cabe, terong, labu siam, kacang merah, tomat, alpokat, jeruk, durian, duku, jambu biji, jambu air, jambu bol, nenas, mangga, pepaya, pisang, sawo, salak,apel, anggur serta rambutan. Bahkan di Jawa kini dicoba untuk ditanam gandum dan pohon kurma. Bukan tidak mungkin jika lahan di Pulau Jawa dipakai dan diolah secara maksimal untuk pertanian maka Pulau Jawa bisa sangat kaya hanya dari hasil pertanian.

Kepulauan Sunda kecil (Bali, NTB dan NTT) - Kepulauan Wisata

Ptolemaeus menyebutkan, ada tiga buah pulau yang dinamai Sunda yang terletak di sebelah timur India. Berdasarkan informasi itu kemudian ahli-ahli ilmu bumi Eropa menggunakan kata Sunda untuk menamai wilayah dan beberapa pulau di timur India. Sejumlah pulau yang kemudian terbentuk di dataran Sunda diberi nama dengan menggunakan istilah Sunda pula yakni Kepulauan Sunda Besar dan Kepulauan Sunda Kecil. Kepulauan Sunda Besar ialah himpunan pulau besar yang terdiri dari Sumatera, Jawa, Madura dan Kalimantan. Sedangkan Sunda Kecil merupakan gugusan pulau Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, Sumba, dan Timor.

Daerah Kepulauan Sunda kecil ini dikenal sebagai daerah wisata karena keindahan alamnya yang menakjubkan. Sejak dulu telah ada yang berwisata ke daerah ini. Perjalanan Rsi Markandiya sekitar abad 8 dari Jawa ke Bali, telah melakukan perjalanan wisata dengan membawa misi-misi keagaman. Demikian pula Empu Kuturan yang mengembangkan konsep Tri Sakti di Bali datang sekitar abad 11. Pada tahun 1920 wisatawan dari Eropa mulai datang ke Bali. Bali di Eropa dikenal juga sebagai the Island of God.

Di Tempat lain di Kepulauan Sunda Kecil tepatnya di daerah Nusa Tenggara Barat dikenal dari hasil ternaknya berupa kuda, sapi, dan kerbau. Kuda Nusa tenggara sudah dikenal dunia sejak ratusan tahun silam. Abad 13 M Nusa Tenggara Barat telah mengirim kuda-kuda ke Pulau Jawa. Nusa Tenggara Barat juga dikenal sebagai tempat pariwisata raja-raja. Raja-raja dari kerajaan Bali membangun Taman Narmada pada tahun 1727 M di daerah Pulau Lombok untuk melepas kepenatan sesaat dari rutinitas di kerajaan.

Daerah Sunda Kecil yang tidak kalah kayanya adalah Nusa Tenggara Timur, karena di daerah ini terdapat kayu cendana yang sangat berharga. Cendana adalah tumbuhan asli Indonesia yang tumbuh di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Cendana dari Nusa Tenggara Timur telah diperdagangkan sejak awal abad masehi. Sejak awal abad masehi, banyak pedagang dari wilayah Indonesia bagian barat dan Cina berlayar ke berbagai wilayah penghasil cendana di Nusa Tenggara Timur terutama Pulau Sumba dan Pulau Timor. Konon Nabi Sulaiman memakai cendana untuk membuat tiang-tiang dalam bait Sulaiman, dan untuk alat musik. Nabi Sulaiman mengimpor kayu ini dari tempat-tempat yang jauh yang kemungkinan cendana tersebut berasal dari Nusa Tenggara Timur.

Kini Kepulauan Sunda kecil ini merupakan tempat pariwisata yang terkenal di dunia. Bali merupakan pulau terindah di dunia. Lombok juga merupakan salah satu tempat terindah di dunia. Sementara itu di Nusa tenggara Timur terdapat Pulau yang dihuni binatang purba satu-satunya di dunia yang masih hidup yaitu komodo. Kepulauan Sunda kecil merupakan tempat yang misterius dan sangat menawan. Kepulauan ini bisa mendapat banyak kekayaan para pelancong dari seluruh dunia jika dikelola secara maksimal.

Kalimantan - Pulau Lumbung energi

Dahulu nama pulau terbesar ketiga di dunia ini adalah Warunadwipa yang artinya Pulau Dewa Laut. Kalimantan dalam berita-berita China (T’ai p’ing huan yu chi) disebut dengan istilah Chin li p’i shih. Nusa Kencana" adalah sebutan pulau Kalimantan dalam naskah-naskah Jawa Kuno. Orang Melayu menyebutnya Pulau Hujung Tanah (P'ulo Chung). Borneo adalah nama yang dipakai oleh kolonial Inggris dan Belanda.

Pada zaman dulu pedagang asing datang ke pulau ini mencari komoditas hasil alam berupa kamfer, lilin dan sarang burung walet melakukan barter dengan guci keramik yang bernilai tinggi dalam masyarakat Dayak. Para pendatang India maupun orang Melayu memasuki muara-muara sungai untuk mencari lahan bercocok tanam dan berhasil menemukan tambang emas dan intan di Pulau ini.

Di Kalimantan berdiri kerajaan Kutai. Kutai Martadipura adalah kerajaan tertua bercorak Hindu di Nusantara. Nama Kutai sudah disebut-sebut sejak abad ke 4 (empat) pada berita-berita India secara tegas menyebutkan Kutai dengan nama “Quetaire” begitu pula dengan berita Cina pada abat ke 9 (sembilan) menyebut Kutai dengan sebutan “Kho They” yang berarti kerajaan besar. Dan pada abad 13 (tiga belas) dalam kesusastraan kuno Kitab Negara Kertagama yang disusun oleh Empu Prapanca ditulis dengan istilah “Tunjung Kute”. Peradaban Kutai masa lalu inilah yang menjadi tonggak awal zaman sejarah di Indonesia.

Kini Pulau Kalimantan merupakan salah satu lumbung sumberdaya alam di Indonesia memiliki beberapa sumberdaya yang dapat dijadikan sebagai sumber energi, diantaranya adalah batubara, minyak, gas dan geothermal. Hutan Kalimantan mengandung gambut yang dapat digunakan sebagai sumber energi baik untuk pembangkit listrik maupun pemanas sebagai pengganti batu bara. Yang luar biasa ternyata Kalimantan memiliki banyak cadangan uranium yang bisa dipakai untuk pembangkit listrik tenaga nuklir. Disamping itu Kalimantan juga memiliki potensi lain yakni sebagai penyedia sumber energi botani atau terbaharui. Sumber energi botani atau bioenergi ini adalah dari CPO sawit. Pulau Kalimantan memang sangat kaya.

Sulawesi - Pulau besi

Orang Arab menyebut Sulawesi dengan nama Sholibis. Orang Belanda menyebut pulau ini dengan nama Celebes. Pulau ini telah dihuni oleh manusia sejak 30.000 tahun yang lalu terbukti dengan adanya peninggalan purba di Pulau ini. Contohnya lokasi prasejarah zaman batu Lembah Besoa.

Nama Sulawesi konon berasal dari kata ‘Sula’ yang berarti pulau dan ‘besi’. Pulau Sulawesi sejak dahulu adalah penghasil bessi (besi), sehingga tidaklah mengherankan Ussu dan sekitar danau Matana mengandung besi dan nikkel. Di sulawesi pernah berdiri Kerajaan Luwu yang merupakan salah satu kerajaan tertua di Sulawesi. Wilayah Luwu merupakan penghasil besi. Bessi Luwu atau senjata Luwu (keris atau kawali) sangat terkenal akan keampuhannya, bukan saja di Sulawesi tetapi juga di luar Sulawesi. Dalam sejarah Majapahit, wilayah Luwu merupakan pembayar upeti kerajaan, selain dikenal sebagai pemasok utama besi ke Majapahit, Maluku dan lain-lain. Menurut catatan yang ada, sejak abad XIV Luwu telah dikenal sebagai tempat peleburan besi.

Di Pulau Sulawesi ini juga pernah berdiri Kerajaan Gowa Tallo yang pernah berada dipuncak kejayaan yang terpancar dari Sombaopu, ibukota Kerajaan Gowa ke timur sampai ke selat Dobo, ke utara sampai ke Sulu, ke barat sampai ke Kutai dan ke selatan melalui Sunda Kecil, diluar pulau Bali sampai ke Marege (bagian utara Australia). Ini menunjukkan kekuasaan yang luas meliputi lebih dari 2/3 wilayah Nusantara.

Selama zaman yang makmur akan perdagangan rempah-rempah pada abad 15 sampai 19, Sulawesi sebagai gerbang kepulauan Maluku, pulau yang kaya akan rempah-rempah. Kerajaan besar seperti Makasar dan Bone seperti yang disebutkan dalam sejarah Indonesia timur, telah memainkan peranan penting. Pada abad ke 14 Masehi, orang Sulawesi sudah bisa membuat perahu yang menjelajahi dunia. Perahu pinisi yang dibuat masyarakat Bugis pada waktu itu sudah bisa berlayar sampai ke Madagaskar di Afrika, suatu perjalanan mengarungi samudera yang memerlukan tekad yang besar dan keberanian luar biasa. Ini membuktikan bahwa suku Bugis memiliki kemampuan membuat perahu yang mengagumkan, dan memiliki semangat bahari yang tinggi. Pada saat yang sama Vasco da Gama baru memulai penjelajahan pertamanya pada tahun 1497 dalam upaya mencari rempah-rempah, dan menemukan benua-benua baru di timur, yang sebelumnya dirintis Marco Polo.

Sampai saat ini Sulawesi sangat kaya akan bahan tambang meliputi besi, tembaga, emas, perak, nikel, titanium, mangan semen, pasir besi/hitam, belerang, kaolin dan bahan galian C seperti pasir, batu, krikil dan trass. Jika saja dikelola dengan baik demi kemakmuran rakyat maka menjadi kayalah seluruh orang Sulawesi.

Maluku - Kepulauan rempah-rempah

Maluku memiliki nama asli "Jazirah al-Mulk" yang artinya kumpulan/semenanjung kerajaan yang terdiri dari kerajaan-kerajaan kecil. Maluku dikenal dengan kawasan Seribu Pulau serta memiliki keanekaragaman sosial budaya dan kekayaan alam yang berlimpah. Orang Belanda menyebutnya sebagai ‘the three golden from the east’ (tiga emas dari timur) yakni Ternate, Banda dan Ambon. Sebelum kedatangan Belanda, penulis dan tabib Portugis, Tome Pirez menulis buku ‘Summa Oriental’ yang telah melukiskan tentang Ternate, Ambon dan Banda sebagai ‘the spices island’.

Pada masa lalu wilayah Maluku dikenal sebagai penghasil rempah-rempah seperti cengkeh dan pala. Cengkeh adalah rempah-rempah purbakala yang telah dikenal dan digunakan ribuan tahun sebelum masehi. Pohonnya sendiri merupakan tanaman asli kepulauan Maluku (Ternate dan Tidore), yang dahulu dikenal oleh para penjelajah sebagai Spice Islands.

Pada 4000 tahun lalu di kerajaan Mesir, Fir’aun dinasti ke-12, Sesoteris III. Lewat data arkeolog mengenai transaksi Mesir dalam mengimpor dupa, kayu eboni, kemenyan, gading, dari daratan misterius tempat “Punt” berasal. Meski dukungan arkeologis sangat kurang, negeri “Punt” dapat diidentifikasi setelah Giorgio Buccellati menemukan wadah yang berisi benda seperti cengkih di Efrat tengah. Pada masa 1.700 SM itu, cengkih hanya terdapat di kepulauan Maluku, Indonesia. Pada abad pertengahan (sekitar 1600 Masehi) cengkeh pernah menjadi salah satu rempah yang paling popular dan mahal di Eropa, melebihi harga emas.

Selain cengkeh, rempah-rempah asal Maluku adalah buah Pala. Buah Pala (Myristica fragrans) merupakan tumbuhan berupa pohon yang berasal dari kepulauan Banda, Maluku. Akibat nilainya yang tinggi sebagai rempah-rempah, buah dan biji pala telah menjadi komoditi perdagangan yang penting pada masa Romawi. Melihat mahalnya harga rempah-rempah waktu itu banyak orang Eropa kemudian mencari Kepulauan rempah-rempah ini. Sesungguhnya yang dicari Christoper Columbus ke arah barat adalah jalan menuju Kepulauan Maluku, ‘The Island of Spices’ (Pulau Rempah-rempah), meskipun pada akhirnya Ia justru menemukan benua baru bernama Amerika. Rempah-rempah adalah salah satu alasan mengapa penjelajah Portugis Vasco Da Gama mencapai India dan Maluku.

Kini sebenarnya Maluku bisa kembali berjaya dengan hasil pertaniannya jika terus dikembangkan dengan baik. Maluku bisa kaya raya dengan hasil bumi dan lautnya.

Papua - Pulau surga

Papua adalah pulau terbesar kedua di dunia. Pada sekitar Tahun 200 M , ahli Geography bernama Ptolamy menyebutnya dengan nama LABADIOS. Pada akhir tahun 500 M, pengarang Tiongkok bernama Ghau Yu Kua memberi nama TUNGKI, dan pada akhir tahun 600 M, Kerajaan Sriwijaya menyebut nama Papua dengan menggunakan nama JANGGI. Tidore memberi nama untuk pulau ini dan penduduknya sebagai PAPA-UA yang sudah berubah dalam sebutan menjadi PAPUA. Pada tahun 1545, Inigo Ortiz de Retes memberi nama NUEVA GUINEE dan ada pelaut lain yang memberi nama ISLA DEL ORO yang artinya Pulau Emas. Robin Osborne dalam bukunya, Indonesias Secret War: The Guerilla Struggle in Irian Jaya (1985), menjuluki provinsi paling timur Indonesia ini sebagai surga yang hilang.

Tidak diketahui apakah pada peradaban kuno sebelum masehi di Papua telah terdapat kerajaan. Bisa jadi zaman dahulu telah terdapat peradaban maju di Papua. Pada sebuah konferensi tentang lampu jalan dan lalulintas tahun 1963 di Pretoria (Afrika Selatan), C.S. Downey mengemukakan tentang sebuah pemukiman terisolir di tengah hutan lebat Pegunungan Wilhelmina (Peg. Trikora) di Bagian Barat New Guinea (Papua) yang memiliki sistem penerangan maju. Para pedagang yang dengan susah payah berhasil menembus masuk ke pemukiman ini menceritakan kengeriannya pada cahaya penerangan yang sangat terang benderang dari beberapa bulan yang ada di atas tiang-tiang di sana. Bola-bola lampu tersebut tampak secara aneh bersinar setelah matahari mulai terbenam dan terus menyala sepanjang malam setiap hari. Kita tidak tahu akan kebenaran kisah ini tapi jika benar itu merupakan hal yang luar biasa dan harus terus diselidiki.

Papua telah dikenal akan kekayaan alamnya sejak dulu. Pada abad ke-18 Masehi, para penguasa dari kerajaan Sriwijaya, mengirimkan persembahan kepada kerajaan China. Di dalam persembahan itu terdapat beberapa ekor burung Cendrawasih, yang dipercaya sebagai burung dari taman surga yang merupakan hewan asli dari Papua. Dengan armadanya yang kuat Sriwijaya mengunjungi Maluku dan Papua untuk memperdagangkan rempah – rempah, wangi – wangian, mutiara dan bulu burung Cenderawasih. Pada zaman Kerajaan Majapahit sejumlah daerah di Papua sudah termasuk dalam wilayah kekuasaan Majapahit. Pada abad XVI Pantai Utara sampai Barat daerah Kepala Burung sampai Namatota ( Kab.Fak-fak ) disebelah Selatan, serta pulau – pulau disekitarnya menjadi daerah kekuasaan Sultan Tidore.

Tanah Papua sangat kaya. Tembaga dan Emas merupakan sumber daya alam yang sangat berlimpah yang terdapat di Papua. Papua terkenal dengan produksi emasnya yang terbesar di dunia dan berbagai tambang dan kekayaan alam yang begitu berlimpah. Papua juga disebut-sebut sebagai surga kecil yang jatuh ke bumi. Papua merupakan surga keanekaragaman hayati yang tersisa di bumi saat ini. Pada tahun 2006 diberitakan suatu tim survei yang terdiri dari penjelajah Amerika, Indonesia dan Australia mengadakan peninjauan di sebagian daerah pegunungan Foja Propinsi Papua Indonesia. Di sana mereka menemukan suatu tempat ajaib yang mereka namakan "dunia yang hilang",dan "Taman Firdaus di bumi", dengan menyaksikan puluhan jenis burung, kupu-kupu, katak dan tumbuhan yang belum pernah tercatat dalam sejarah. Jika dikelola dengan baik, orang Papua pun bisa lebih makmur dengan kekayan alam yang melimpah tersebut.


Demikianlah sedikit tulisan mengenai pulau-pulau di Indonesia yang sangat kaya. Dari tulisan tersebut sebenarnya Indonesia sudah dikenal sebagai bumi yang kaya sejak zaman peradaban kuno. Kita tidak tahu peradaban kuno apa yang sebenarnya telah ada di Kepulauan Nusantara ini. Bisa jadi telah ada peradaban kuno dan makmur di Indonesia ini yang tidak tercatat sejarah.
Ilmuwan Brazil Prof. Dr. Aryso Santos, menegaskan teori bahwa Atlantis itu adalah wilayah yang sekarang disebut Indonesia. Indonesia adalah wilayah yang dianggap sebagai ahli waris Atlantis. Plato menyebutkan bahwa Atlantis adalah negara makmur yang bermandi matahari sepanjang waktu.

Oppenheimer dalam buku “Eden in the East: the Drowned Continent of Southeast Asia”, mengajukan bahwa Sundaland (Indonesia) adalah Taman Firdaus (Taman Eden). bahwa Taman Firdaus (Eden) itu bukan di Timur Tengah, tetapi justru di Sundaland. Indonesia memang merupakan lahan yang subur dan indah yang terletak di jalur cincin api (pacific ring of fire), yang ditandai keberadaan lebih dari 500 gunung berapi di Indonesia. Indonesia bisa saja disebut sebagai surga yang dikelilingi cincin api. Tapi terlepas dari benar atau tidaknya kita semua sepakat mengatakan bahwa sebenarnya Indonesia adalah negeri yang sangat kaya akan hasil bumi, laut maupun budayanya.

Kebudayaan asli Indonesia sudah berumur ribuan tahun sebelum peradaban Mesir maupun Mesopotamia mulai menulis di atas batu. Peradaban bangsa Indonesia mungkin memang tidak dimulai dengan tradisi tulisan, akan tetapi tradisi lisan telah hidup dan mengakar dalam jiwa masyarakat kuno bangsa kita.
Alam Indonesia yang kaya-raya dan dirawat dengan baik oleh nenek moyang kita juga menjadi salah satu faktor yang membuat kepulauan nusantara menjadi sumber perhatian dunia. Indonesia merupakan negara yang terletak di khatulistiwa yang memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah di samping letaknya yang strategis secara geografis. Sumber daya alam tersebut mulai dari kekayaan laut, hutan, hingga barang tambang yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Kini mulai banyak ditemukan tambang baru di Indonesia. Orang Indonesia akan terkejut dengan kekayaan alam apa lagi yang akan muncul dari dalam bumi Indonesia ini.

Bumi yang kaya ini jika dikelola dengan baik akan membuat setiap rakyat Indonesia bisa memperoleh kemakmuran yang luar biasa sehingga bisa jadi suatu saat rakyat Indonesia sudah tidak perlu dikenakan pajak seperti saat ini, dan segala fasilitas bisa dinikmati dengan gratis berkat dari kekayaan alam yang melimpah yang dibagi kepada rakyat secara adil. Yang dibutuhkan Indonesia adalah penguasa baik, adil dan pandai yang amat mencintai rakyat dan menolak segala bentuk kebijakan yang menyulitkan masyarakat. Sudah saatnya Indonesia bangkit menuju kejayaannya. Jika hal itu terlaksana Indonesia bisa menjadi negara paling kaya di dunia.

Sumber
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Mengenal Jenis-jenis Pedang Samurai, Yang Anggun tapi Mematikan

Mengenal Jenis-jenis Pedang Samurai, Yang Anggun tapi Mematikan - Sebutan samurai yang dialamatkan pada pedang jepang merupakan salah kaprah. Samurai sendiri adalah sebutan untuk Japanese warrior. Sedangkan yang dimaksud pedang itu disebut dengan Ken . Untuk memudahkan para pembaca sekalian maka untuk menyebut pedang saya gunakan istilah pedang samurai.

Pedang samurai sendiri di jepang dibagi dalam banyak jenis. Pembagian jenis-jenis pedang berdasarkan ukurannya. Setiap pedang diukur dengan ukuran Shaku dimana 1 shaku berarti sekitar 30 cm. Berikut ini jenis-jenis pedang samurai yang dikelompokkan berdasar panjangnya

1. Tanto


[Image: tantou.jpg]

Anda pernah meilihat Film Goemon, anda pasti mengetahui pedang ini. Pedang ini dibawa oleh putri sebagai pertahanan diri. Ukuran pedang ini sekitar 25 cm, masuk kategori pisau. penggunaannya biasanya untuk menusuk tiba-tiba. perempuan Jepang jaman dulu membawa tanto di balik obi (ikat pinggang kimono) untuk self defence ataupun untuk spontan attack.

2. Wakizashi

[Image: Paul_Chen_Swords_Hanwei_Swords_1017-GT.jpg]

Anda penggemar Final Fantasy X, pasti tidak asing dengan tokoh Yojinbo., Pendekar pedang yang mampu membelah apa saja. Salah satu serangannya ada wakizashi. Wakizashi merupakan jenis pedang samurai dengan panjang antara 30-60 cm, para samurai biasa menggunakannya sebagai secondary weapon.

3. Kodachi

[Image: images-5.jpg]

Kodachi senjata kesayangan Aoshi Shinomori anggota Jupon Gatana dalam serial manga Samurai X. Kodachi lebih panjang dari wakizashi, tetapi lebih pendek dari katana. Biasa digunakan sebagai perisai dalam hand – to – hand combat, karena tidak sepanjang katana (kurang dari 2 shaku) maka tidak menyalahi aturan membawa pedang di zaman Edo sehingga boleh dibawa oleh orang biasa (dulu cuma samurai yg boleh bawa pedang). Pedangnya lebih melengkung dari wakizashi. Pedang ini cukup ringan sehingga memudahkan penggunanya bergerak lincah.

4. Katana


[Image: katana001.jpg]

Katana merupakan pedang khas ninja. Setiap ninja memounyai katana dipunggung mereka. Anda penggemar film Ninja Hatori, pasti tidak asing dengan Pedang ini. Pedang ini merupakan pedang umum dengan panjang antara 70-80 cm. Tipe single-edge dan melengkung. selain dipakai ninja, pedang ini juga dibawa oleh kaum samurai untuk merepresentasikan status sosialnya. Biasanya dibawa berpasangan dengan wakizashi atau tanto yang digunakan untuk close-quarter combat dimana katana digunakan untuk open-quarter combat.

5. Tsurugi


[Image: tsurugi.jpg]

Pedang yang tak serupa dengan jenis pedang yang lainnya. Pedang ini tidak melengkung tapi lurus seperti pedang korea. Tsurugi merupakan pedang tipe broadsword, lebih berat dibanding pedang yang lainnya. Sangat cocok digunakan untuk mengahadapi musuh bertameng maupun berarmor tebal.

6.Chokuto


[Image: 2-4.jpg]

Sama seperti katana, hanya saja tidak melengkung tetapi lurus. Ditemukan sebelum jaman Heian sebelum orang Jepang menemukan teknik melengkungkan pedang (yang ternyata unik caranya). Karena pedangnya lurus sulit digunakan dan jarang dipakai dalam pertempuran. Setelah ditemukannya katana, chokuto masih tetap diproduksi tetapi kebanyakan berfungsi sebagai ceremonial sword.

7. Ninja-to


[Image: 1150263-ninjato1_large.jpg]

Pedang para ninja, selain katana, ninjato merupakan pilihan para ninja. Ringkas dan ringan membuat pedang ini mudah untuk dimasukkan kedalam baju. Perbedaan mendasar antara katana dan ninja-to terletak pada sesainnya. Ninjato tidak melengkung seperti katana tetapi lurus.

8. Nodachi & Odachi


[Image: nodachi09_odachi.jpg]

Pedang yang sangat panjang. Merupakan pedang terpanjang dengan panjang hampir 80 cm. Pedang ini todak cocok untuk close combat karena ribet dengan ukurannya. Pedang ini digunakan untuk membelah pasukan berkuda beserta kudanya. Dalam serial manga Samurai deeper Kyo, Kyo menggunakan pedang tipe ini. Walaupun sebenarnya tidak cocok untuk close combat. Pembuatan pedang ini termasuk dalam katagori susah, sehingga pedang ini merupakan pedang langka.

9. Nagamaki


[Image: Nagamaki.jpg]

Pedang dengan panjang mata pedang dan gagang yang sama. Termasuk dalam katagori belati, Digunakan untuk serangan mendadak. Penggunaan pedang ini tidak seefisien Tanto. Tapi pedang ini memilki keindahan lebih.

10. Naginata


Mengenal Jenis-jenis Pedang Samurai, Yang Anggun tapi Mematikan

Naginata merupakan tombak dengan mata pisau katana. Digunakan prajurit wanita pertarungan jarak menengah. Gagang dibuat dari kayu dan mata tombak katana melengkung. Sangat cocok untuk tipe pertempuran Chaos.

11. Yari

[Image: HW2312Close-rattan-yari.jpg]

Yari merupakan tipe tombak. Berbeda dengan naginata, mata tombak dibuat lurus. Bentuk Lurus ini efektif diguanakan menusuk musuk yang dtang dari depan. Biasanya dipakai pria untuk mengahadang laju pasukan musuh. senjata ini diapakao Oleh Madarame Ikaku dalam serial manga Bleach.

Nah indah bukan, pedang samurai merupakan pedang dengan keindahan yang tinggi. Dibuat dengan tidak sembarangan. Ketajaman dipadukan dengan keindahan. Sungguh pedang ini nampak elegan. Bagaimana, Anda tertarik memilikinya?

Sumber
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Inilah 9 Fakta Unik Tentang Ponsel

Inilah Sembilan Fakta Unik Tentang Ponsel - Ponsel atau handphone saat ini tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Sebagai penunjang alat komunikasi, ponsel mempunyai sejarah yang cukup panjang dari handset maupun layanannya.

Pernahkah terpikir kenapa pesan singkat atau SMS dibatasi 160 karakter saja? Atau tahukah siapa yang pertama mengirimkan gambar menggunakan ponsel?

Negara paling banyak kirim SMS
Inilah 9 Fakta Unik Tentang Ponsel

Tahukah Anda bahwa Filipina adalah negara yang paling banyak mengirimkan SMS. Tercatat, sebanyak 1,4 miliar sms dikirimkan setiap harinya. Sampai akhir tahun 1990an hingga pertengahan 2000, Filipina dikenal sebagai 'ibukota SMS'.

Alasan kenapa SMS begitu banyak digunakan, sebabnya operator di negara itu memberikan trik dengan SMS gratis untuk pengiriman pertama. Setelah itu, setiap SMS hanya dikenakan satu peso atau sekitar dua sen dolar.

Mengapa SMS Dibatasi 160 Karakter?
Inilah 9 Fakta Unik Tentang Ponsel

Pada tahun 1985, peneliti komunikasi Friedhelm Hillebrand mendefinisikan berapa standar pesan SMS. Tanpa sengaja ketika dia mengetik kalimat acak pada mesin tik, semuanya hampir ditulis 160 karakter. Akhirnya ditetapkanlah, kalau standar maksimalnya untuk berkirim pesan itu adalah 160 karakter.

Sebetulnya, saat pertama kali dibuat SMS hanya muat menampung tidak lebih dari 128 karakter saja. Atas pertimbangan Hillebrand pula sisa 32 kata dioptimalisasikan.

Ponsel musik pertama
Inilah 9 Fakta Unik Tentang Ponsel

Awal tahun 2000an, ponsel bergeser fungsi dari sekadar untuk berkomunikasi namun juga sebagai alat entertainment. Salah satunya adalah mendengarkan musik.

Siemens SL45 yang dirilis tahun 2001, menjadi ponsel pertama dengan tambahan memori dan mendukung file musik. Zaman itu kemampuannya sudah hebat, karena mampu memutar musik dari ponsel hingga 5 jam denga sekali isi ulang baterai.

Ponsel paling kuat di dunia
Inilah 9 Fakta Unik Tentang Ponsel
Apa ponsel yang paling kuat di dunia? Ternyata jawabannya adalah Sonim XP3300 Force. Perangkat genggam ini mampu bertahan saat dijatuhkan dari ketinggian 84 kaki atau sekitar 25 meter.

Sonim XP3300 pun ditahbiskan sebagai ponsel paling kuat di dunia oleh museum rekor Guinness World Records.

Ponsel paling mahal di dunia
Inilah 9 Fakta Unik Tentang Ponsel
Apa jadinya bila iPhone 4 dilapisi oleh berlian yang berkilau? Tentu saja selain menjadi indah dipandang, harganya tentu saja mampu membuat kita tercengang.

Stuart Hughes iPhone 4 Diamond Rose masih dinobatkan sebagai ponsel termahal di dunia dengan harga mencapai USD 7,85 juta. Wajar mahal, sebab iPhone ini dilapisi setidaknya 500 berlian 100 karat.

Foto pertama yang dikirim melalui ponsel
Inilah 9 Fakta Unik Tentang Ponsel

Sejarah mencatat pada 11 Juni 1997 adalah tanggal pertama kali foto berhasil dikirimkan melalui ponsel. Orang yang pertama mengirimkan foto tersebut adalah Phillppe Khan.

Saat itu Khan mengirimkan foto anaknya yang baru lahir. Memang dirinya saat itu menjadi bagian tim yang mengembangkan
kamera ponsel pertama di dunia.

Ponsel sejuta umat
Inilah 9 Fakta Unik Tentang Ponsel

Nokia 1100 menjadi ponsel dengan penjualan terbanyak sepanjang masa. Diperkenalkan tahun 2003, sampai akhir produksinya, varian ponsel ini sudah terjual sebanyak 250 juta unit.

Alasan utama mengapa ponsel ini laku banyak, karena Nokia 1100 adalah pelopor ponsel dengan harga terjangkau. Akibat ponsel ini pula booming telekomunikasi merata ke semua lapisan masyarakat

Ponsel James Bond
Inilah 9 Fakta Unik Tentang Ponsel
Film James Bond memang sudah sangat melegenda, agen 007 ini divisualisasikan sebagai jagoan dengan senjata dan gadget muktakhir. Salah satunya adalah ponsel.

Ponsel pertama yang menjadi bagian dari senjata James Bond ini adalah Ericsson JB988. Di filmnya, ponsel ini mempunya fungsi sebagai identifikasi sidik jari dan kemampuan sebagai mengontrol remote control mobile BMW 750IL.

Nokia berawal dari produsen kertas
Inilah 9 Fakta Unik Tentang Ponsel
Sebelum dikenal sebagai pembuat ponsel, Nokia yang didirikan pada tahun 1865 ternyata adalah pembuat kertas yang cukup ternama.

Beberapa tahun kemudian, Nokia mulai beralih bisnis menjadi produksi alat jaringan untuk telegraph dan kabel elektronik.

Sampai pada tahun 1980an, Nokia memperkenalkan ponsel pertamanya ke publik.

Sumber
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Inilah Sosok Pria Yang Ada Dalam Logo NBA

Logo NBA
Inilah Sosok Pria Yang Ada Dalam Logo NBA - Sedikit yang mengetahui bahwa siluet yang terdapat pada logo NBA sebenarnya adalah sosok dari bintang NBA sepanjang masa. Dia adalah Jerry West, pentolan Los Angeles Lakers.

Pemain yang kerap dijuluki Mr Clutch ini disebut-sebut sebagai guard terbaik dalam sejarah NBA. Bukan hanya karena tinggi badan dan aspek atletisnya, melainkan juga karena seringnya insiden berdarah yang menimpa dirinya.

Setidaknya sembilan kali Jerry West mengalami patah tulang hidung saat bertanding. Ia juga tak jarang harus dibopong, bahkan ditandu saat keluar dari lapangan karena cedera yang dialaminya.

West sendiri tercatat 14 kali masuk dalam All Star Team, namun baru satu kali memenangi pertandingan. Ia menjadi orang ketiga yang mencetak lebih dari 25 ribu poin, di mana di tiap pertandingan rata-rata ia membukukan 27 poin. Tahun 1997, West dimasukkan dalam daftar 50 pemain terbaik dalam sejarah NBA.

Foto orang aslinya:

[Image: vfugmvam.jpg]

[Image: mityjzfz.jpg]

Sumber
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang

Fakta Unik dan Sejarah Tentang Kaset

Coba perhatikan gambar diatas, dan tebak apakah ada yang tahu hubungan antara kaset dan pensil?

Saat ini kaset semakin ditinggalkan, eksistensinya tergilas oleh kehadiran CD maupun alat putar musik digital lainnya. Akibatnya, saat ini kaset lebih banyak menjadi koleksi benda antik.

Di jejaring sosial, nostalgia tentang kaset sempat dibicarakan panjang lebar. Bahkan ada yang menulis generasi 80 (lahir di tahun 80-an) merupakan barisan terakhir penikmat musik konvensional lewat alat putar analog.

Ada beberapa fakta menarik tentang kaset yang bisa menjadi tambahan pengetahuan kita. Beberapa di antaranya berikut ini:

Bahasa Prancis
Kaset atau cassette berasal dari Bahasa Perancis yang artinya "kota kecil"

Sistem kerja mekanik. Kaset terdiri dari kumparan-kumparan kecil yang membentuk gulungan pita. Kumparan tersebut terbungkus dalam bungkus plastik berbentuk kotak kecil berbentuk persegi panjang. Di dalamnya terdapat sepasang roda putaran untuk pita magnet. Pita ini akan berputar dan menggulung ketika kaset dimainkan atau merekam.

Kaset pertama
Kaset pertama kali diperkenalkan oleh Phillips pada tahun 1963 di Eropa dan tahun 1964 di Amerika Serikat, dengan nama Compact Cassette.

Pita kaset
Panjang pita kaset pada umumnya 2400 feet, lebarnya 0.5 inch dan tebalnya 2 mm. Data disimpan dalam bintik kecil yang bermagnit dan tidak tampak pada bahan plastik yang dilapisi ferroksida. Flexible plastiknya disebut mylar. Mekanisme aksesnya adalah tape drive.

Walkman
Selama periode keemasan kaset, beredar pula alat putar portable yaitu walkman yang dipopulerkan oleh Sony.

Era Keemasan
Kaset mungkin mengalami era keemasan dari tahun 1970-an hingga pertengahan 1990an. Memasuki abad milenium, keberadaan kaset makin tergusur. Perusahaan rekaman pun lebih memilih CD dan format musik digital dalam industri mereka.

Perkembangan model
Pada tahun 1971, The Advant Corporation memperkenalkan model terbarunya, Model 201, yang menggabungkan Dolby tipe B pengurang gangguan (noise) dengan pita kromium dioksida. Oleh karena itulah kaset mulai dapat digunakan dalam industri musik secara serius, dan dimulailah era kaset berketepatan tinggi.

Tipe kaset
Goresan-goresan yang terdapat pada permukaan kaset menjadi indikasi tipe kaset. Kaset yang paling tinggi disebut kaset tipe I. Berikutnya, dengan goresan tambahan untuk goresan lindungan tulisan merupakan tipe II. Sedangkan dua tipe kaset berikutnya merupakan perpaduan antara kaset tipe II dengan sepasang tambahan di tengah-tengah kaset merupakan tipe IV.

Kekuatan
Sebenarnya kaset lebih tahan terhadap debu, panas, dan goncangan jika dibandingkan pesaing digital utamanya (CD).

Masuk Indonesia
Kaset masuk Indonesia baru di tahun 1970-an. Sebelumnya perusahaan rekaman yang ada seperti Lokananta masih menggunakan perekam piringan hitam. Akibatnya, saat industri kaset masuk Indonesia, banyak pihak yang mengeluh. Meskipun gempuran kaset akhirnya menjadi raja di negeri ini.

Kontroversi India
Pada tahun 1970-an, kaset dianggap membawa pengaruh buruk sekularisme di kalangan masyarakat religius India. Teknologi kaset menciptakan pasar yang membludak bagi musik pop di India, menimbulkan kritik dari kaum konservatif dan di waktu yang sama menciptakan pasar besar yang melegitimasi perusahaan-perusahaan rekaman dan pembajakan kaset.

Kreatifitas Pita Kaset
Fakta Unik dan Sejarah Tentang Kaset
Apa yang dapat dilakukan dengan pita kaset bekas? Mungkin karya-karya ini bisa menjadi sumber inspirasi.

Sumber
Rating Artikel : 5 Jumlah Voting : 99 Orang
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Linear - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger